LATAR BELAKANG PROGRAM GIZI
K =jumlah balita yang terdaftar dan yang memiliki KMS,
D= jumlah balita yang datang ditimbang bulan ini,
N= jumlah balita yang naik berat badanya.
Pencatatan dan pelaporan data SKDN untuk melihat cakupan kegiatan penimbangan (K/S), kesinambungan kegiatan penimbangan posyandu (D/K), tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan (D/S), kecenderungan status gizi (N/D), efektifitas kegiatan (N/S). (Suhardjo. 1996).
- Upaya perbaikan gizi masyarakat
- UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
- Mutu gizi untuk meningkatkan kesehatan perseorangan dan masyarakat pada umumnya, melalui : perbaikan pola konsumsi makanan,perbaikan perilaku sadar gizi,peningkatan akses dan mutu pelayanan gizi serta kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi
- Data status gizi anak balita yang kurang gizi dan telah mengalami perbaikan : data susenas tahun 2005 ---> 24.5%, data Riskesdas tahun 2007 ---> 18.4%, data Riskesdas tahun 2010 ---> 17.9%
- Data Balita Gizi Kurang di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 6.6 % dari target 15.5%
- Sasaran program gizi Kota Serang adalah : Balita Gizi Buruk BB/TB dengan mengutamakan keluarga miskin, Balita gizi kurang BB/TB kategori usia 24-60 bulan
Isu nasional tentang program gizi yaitu ;
:::: Masalah gizi di Indonesia ---> Anemi Gizi Zat Besi,KVA, KEP, GAKY dan Gizi Lebih yang menjadi penyebab langsung penyakit infeksi dan kurangnya asupan makanan.
:::: Sasaran RPJMN 2010-2014 Prevalensi gizi kurang <15% & Stunting 32%
:::: Strategi pemerintah dengan mengadakan kegiatan pemantauan pertumbuhan & perkembangan anak melalui kegiatan Posyandu.
ALOKASI PMT BALITA GIZI BURUK & GIZI KURANG KOTA SERANG TAHUN 2013
No |
Puskesmas |
Status Gizi BB/TB |
Jumlah Balita yang Mendapat PMT |
|
Sangat Kurus |
Kurus |
|||
1 |
Banten Girang |
4 |
5 |
9 |
2 |
Banjar Agung |
8 |
14 |
22 |
3 |
Cipocok Jaya |
1 |
10 |
11 |
4 |
Ciracas |
1 |
9 |
10 |
5 |
Curug |
3 |
12 |
15 |
6 |
Kalodran |
7 |
10 |
17 |
7 |
Kasemen |
6 |
17 |
23 |
8 |
Kilasah |
11 |
55 |
66 |
9 |
Pancur |
2 |
12 |
14 |
10 |
Rau |
2 |
17 |
19 |
11 |
Sawah Luhur |
0 |
9 |
9 |
12 |
Serang Kota |
5 |
13 |
18 |
13 |
Singandaru |
2 |
12 |
14 |
14 |
Taktakan |
2 |
11 |
13 |
15 |
Unyur |
5 |
15 |
20 |
16 |
Walantaka |
6 |
14 |
20 |
Jumlah |
65 |
235 |
300
|
|
daSKDN adalah data untuk memantau pertumbuhan balita SKDN sendiri mempunyai singkatan yaitu sebagai berikut:
S= adalah jumlah balita yang ada diwilayah posyandu,K =jumlah balita yang terdaftar dan yang memiliki KMS,
D= jumlah balita yang datang ditimbang bulan ini,
N= jumlah balita yang naik berat badanya.
Pencatatan dan pelaporan data SKDN untuk melihat cakupan kegiatan penimbangan (K/S), kesinambungan kegiatan penimbangan posyandu (D/K), tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan (D/S), kecenderungan status gizi (N/D), efektifitas kegiatan (N/S). (Suhardjo. 1996).
Cakupan SKDN Kota Serang-Banten s/d Oktober tahun 2013, terdiri dari :
- Cakupan D/S Bayi di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah :71.8% dari target 80% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 54.7% dari target 80% yang di harapkan
- Cakupan D/S Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 65.4% dari target 80%:::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 58.7% dari target 80% yang di harapkan
- Cakupan N/S Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 36.6% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 26.8%
- Cakupan N/D Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 71.3% dari target 80% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 59.9% dari target 80%
- Cakupan K/S Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 66.9% dari target 100% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 65% dari target 100%
Tidak ada komentar:
Posting Komentar