Selasa, 28 Januari 2014

EVALUASI PROGRAM GIZI UPT PUSKESMAS CURUG DARI JANUARI S/D SEPTEMBER 2013

LATAR BELAKANG PROGRAM GIZI

  1. Upaya perbaikan gizi masyarakat
  2. UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
  3. Mutu gizi untuk meningkatkan kesehatan perseorangan dan masyarakat pada umumnya, melalui : perbaikan pola konsumsi makanan,perbaikan perilaku sadar gizi,peningkatan akses dan mutu pelayanan gizi serta kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi
  4. Data status gizi anak balita yang kurang gizi dan telah mengalami perbaikan : data susenas tahun 2005 ---> 24.5%, data Riskesdas tahun 2007 ---> 18.4%, data Riskesdas tahun 2010 ---> 17.9%
  5. Data Balita Gizi Kurang di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 6.6 % dari target 15.5%
  6. Sasaran program gizi Kota Serang adalah : Balita Gizi Buruk BB/TB dengan mengutamakan keluarga miskin,  Balita gizi kurang BB/TB kategori usia 24-60 bulan
Isu nasional tentang program gizi yaitu ;
:::: Masalah gizi di Indonesia ---> Anemi Gizi Zat Besi,KVA, KEP, GAKY dan Gizi Lebih  yang menjadi penyebab langsung penyakit infeksi dan kurangnya asupan makanan.
:::: Sasaran RPJMN 2010-2014 Prevalensi gizi kurang <15% & Stunting 32% 
:::: Strategi pemerintah dengan mengadakan kegiatan pemantauan pertumbuhan & perkembangan anak melalui kegiatan Posyandu.

ALOKASI PMT BALITA GIZI BURUK & GIZI KURANG KOTA SERANG TAHUN 2013

No

Puskesmas

Status Gizi BB/TB

Jumlah Balita yang Mendapat PMT

Sangat Kurus

Kurus

1

Banten Girang

4

5

9

2

Banjar Agung

8

14

22

3

Cipocok Jaya

1

10

11

4

Ciracas

1

9

10

5

Curug

3

12

15

6

Kalodran

7

10

17

7

Kasemen

6

17

23

8

Kilasah

11

55

66

9

Pancur

2

12

14

10

Rau

2

17

19

11

Sawah Luhur

0

9

9

12

Serang Kota

5

13

18

13

Singandaru

2

12

14

14

Taktakan

2

11

13

15

Unyur

5

15

20

16

Walantaka

6

14

20

 

Jumlah

65

235

300

—daSKDN  adalah data untuk memantau pertumbuhan balita SKDN sendiri mempunyai singkatan yaitu sebagai berikut:
S= adalah jumlah balita yang ada diwilayah posyandu,
K =jumlah balita yang terdaftar dan yang memiliki KMS,
D= jumlah balita yang datang ditimbang bulan ini,
N= jumlah balita yang naik berat badanya.
Pencatatan dan pelaporan data SKDN untuk melihat cakupan kegiatan penimbangan (K/S), kesinambungan kegiatan penimbangan posyandu (D/K), tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan (D/S), kecenderungan status gizi (N/D), efektifitas kegiatan (N/S). (Suhardjo. 1996).
Cakupan SKDN Kota Serang-Banten s/d Oktober tahun 2013, terdiri dari :
  1. Cakupan D/S Bayi di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah :71.8% dari target 80% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 54.7% dari target 80% yang di harapkan
  2. Cakupan D/S Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 65.4% dari target 80%:::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 58.7% dari target 80% yang di harapkan
  3. Cakupan N/S Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 36.6% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 26.8%
  4. Cakupan N/D Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 71.3% dari target 80% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 59.9% dari target 80% 
  5. Cakupan K/S Balita di Kota Serang - Banten sampai dengan bulan Oktober tahun 2013 adalah 66.9% dari target 100% :::: Khusus Kecamatan Curug Kota Serang 65% dari target 100% 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar